Laman

Selasa, 28 Februari 2012

Langkah-Langkah Mencangkok




 
Perbanyakan tanaman secara vegetatif dengan cangkok paling umum dipraktekkan oleh pembibit tanaman tahunan, khususnya buah-buahan.
Kelemahan bibit cangkok adalah sistem perakaran kurang kuat karena tidak memiliki akar tunggang. Keuntungan perbanyakan tanaman dengan cangkok, antara lain adalah sebagai berikut: (1) cangkok mempercepat kemampuan berbuah karena pada umur kurang dari satu tahun tanaman sudah mulai berbunga atau berbuah; (2) cangkok memperoleh kepastian kelamin serta sifat genetiknya sama dengan pohon induk; (3) Habitus tanaman pada umumnya pendek (dwarfing) sehingga memudahkan pemeliharaan dan panen.

Cara pembibitan tanaman sawo dengan cangkok adalah sebagai berikut:

1. Persiapan
Siapkan alat dan bahan yang terdiri dari pisau, sabut kelapa, tali pembalut, tali, campuran tanah subur, dan cabang yang cukup umur, pulpen,

2. Pelaksanaan mencangkok
- Pilih cabang yang memenuhi persyaratan, yaitu berukuran cukup besar, tidak terlalu muda ataupun tua, pertumbuhannya baik, sehat dan tidak cacat, serta lurus.
- Tentukan tempat untuk keratan pada bagian cabang yang licin.
- Buat dua keratan (irisan) melingkar cabang dengan jarak antara 3–5 cm.
- Lepaskan kulit cabang bidang keratan tadi.
- Kerik kambium hingga tampak kering.
- Biarkan bekas keratan mengering antara 3 hari sampai 5 hari.
- Olesi bidang sayatan dengan zat pengatur tumbuh akar
- Ikat pembalut cangkok pada bagian bawah keratan.
- Letakkan campuran tanah subur pada bidang karatan sambil dipadatkan membentuk bulatan setebal ± 6 cm.
- Bungkus tanah dengan pembalut sabut kelapa atau lembaran plastik.
- Ikat ujung pembalut (pembungkus) di bagian ujung keratan.
- Ikat bagian tengah pembungkus cangkok.


3. Pemotongan bibit cangkok
Setelah bibit cangkok menunjukkan perakarannya (1,5–3,5 bulan dari pencangkokan), potong bibit cangkok dari pohon tepat dibawah bidang keratan.

4. Pendederan bibit cangkok
- Siapkan polybag berdiameter antara 15-25 cm atau sesuai dengan ukuran bibit cangkok.
- Isi polybag dengan media berupa campuran tanah dan pupuk kandang matang (1:1) hingga mencapai setengah bagian polybag.
- Lepaskan (buka) pembalut bibit cangkok.
- Pangkas sebagian dahan, ranting, dan daun yang berlebihan untuk mengurangi penguapan.
- Tanamkan bibit cangkok tepat di tengah-tengah polybag sambil mengatur
perakarannya secara hati-hati.
- Penuhi polybag dengan media hingga cukup penuh sambil memadatkan pelan-pelan pada bagian pangkal batang bibit cangkok.
- Siram media dalam polybag dengan air bersih hingga cukup basah.
- Simpan bibit cangkok di tempat yang teduh dan lembab.
- Biarkan dan pelihara bibit cangkok selama 1-1,5 bulan agar beradaptasi
dengan lingkungan setempat dan tumbuh tunas-tunas dan akar baru.
- Pindah tanamkan bibit cangkok yang sudah tumbuh cukup kuat ke kebun
atau dalam pot.

5. Pengakhiran

Berhasil tidaknya cangkok dapat diketahui setelah 1,5-3,5 bulan kemudian.
Berdasarkan pengalaman para pembibit tanaman buah-buahan, pembungkus (pembalut) cangkok yang berupa lembaran plastik lebih cepat menumbuhkan akar dibandingkan sabut kelapa.